BERITA UTAMA

BPK Memaparkan Penggunaan SIPTL dalam Pengawasan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan di BPK pada 10th Meeting of Intosai WGVBS di Mexico City

07 September 2017

Anggota I BPK-RI Dr Agung Firman Sampurna memimpin delegasi BPK-RI pada acara 10th Meeting of Intosai Working Group on Value and Benefit of SAI (WGVBS) tanggal 6-8 September 2017 di Mexico City, Mexico. Pertemuan ini dihadiri oleh 35 orang delegasi dari 15 Supreme Audit Institution (SAI) anggota Intosai WGVBS dari berbagai negara.

Acara dibuka oleh Juan M. Portal CPA, Auditor General of SAI Mexico dan Chairman of Intosai WGVBS. Kegiatan dilanjutkan pemaparan dari beberapa negara peserta mengenai progress project yg sedang dikerjakan, topik pilihan dan diskusi atas isu terkini yang dihadapi serta menyepakati solusi yang akan dilakukan dalam rangka meningkatkan value dan benefit SAI di tiap negara.

Pada pertemuan ini, Dr Agung Firman Sampurna mendapat kesempatan menyampaikan presentasinya tentang Penggunaan SIPTL dalam Pengawasan Tindaklanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan di BPK. Penggunaan SIPTL selain karena lokasi geografis entitas dan perkembangan teknologi, juga dilatarbelakangi oleh peningkatan pesat dalam jumlah tahunan rekomendasi pemeriksaan yang dihasilkan BPK, dan akumulasinya baik dalam jumlah dan nilainya. Selama periode 2005-2016 BPK telah menerbitkan lebih dari 437 ribu rekomendasi hasil pemeriksaan dengan nilai ekuivalen USD 18 miliar.

Presentasi tersebut mendapat respons positif dari Benjamin Fuentes-Castro selaku Technical Secretary Intosai WGVBS. Penghargaan dan dukungan juga diberikan oleh Timothy Bowling dari US GAO, yang menyatakan bahwa US GAO juga menggunakan pendekatan IT dalam pemantauan tindak lanjut hasil pemeriksaan.

Perlu diketahui bahwa Intosai WGVBS dibentuk pada kongres INCOSAI XIX di Mexico City tahun 2007. Tujuan pembentukan Working Group ini adalah menyusun kerangka kerja dan alat ukur untuk mendefinisikan value and benefits dari SAI sebagai upaya untuk memperbaiki kesejahteraan rakyat, seperti yang telah tertuang pada ISSAI 12. Pertemuan Intosai Governing Board ke 60 pada bulan November 2010 di Johannesburg, Afrika Selatan menghasilkan kesepakatan untuk membentuk Task Force SAI DataBase yang bertujuan untuk menciptakan database khusus dan terbaru mengenai informasi para SAI anggota Intosai. Setelah bulan Juni 2011 BPK RI resmi bergabung, Task Force ini kemudian resmi dilebur dalam wadah Intosai WGVBS yang diketuai oleh SAI Mexico pada tahun 2014. Setelah itu BPK secara resmi bergabung dalam WGVBS di tahun 2014.

Dalam pertemuan ini, Anggota I BPK-RI didampingi oleh Kepala Bagian Kerjasama Internasional Wahyudi dan Kasubagset Anggota I Fransiskus Harum sebagai anggota delegasi.