BERITA UTAMA

BPK Menerima Kunjungan Komite Anti Korupsi Afghanistan

15 Maret 2019

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menerima kunjungan dari delegasi yang tergabung dalam Komite Anti Korupsi Afghanistan yang terdiri dari Independent Joint Anti-Corruption Monitoring and Evaluation Committee (MEC), Access to Information Commission (AIC), dan Anti-Corruption Justice Centre (ACJC) dalam rangka studi banding mengenai strategi komunikasi kepada pemangku kepentingan, pada Jumat, 15 Maret 2019 bertempat di Kantor Pusat BPK, Jakarta. Delegasi yang dipimpin oleh Mr. Maiwand Rohani selaku Executive Director MEC diterima oleh Sekretaris Jenderal, Bahtiar Arif. Kunjungan delegasi Afghanistan bertujuan untuk saling berbagi pengalaman terkait dengan strategi komunikasi dan kerja sama dengan lembaga pemerintah lain dan publik dalam rangka mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik.

Pada kesempatan ini, BPK menyampaikan apresiasinya kepada delegasi Afghanistan yang telah memilih BPK. Hal ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi BPK, dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai strategi komunikasi yang dimiliki BPK. Kunjungan ini juga menjadi ajang bagi BPK untuk memperoleh informasi dan pengetahuan mengenai upaya-upaya pencegahan korupsi dan strategi komunikasi kepada publik yang dilakukan di Afghanistan.

Dalam paparannya, Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Internasional, Juska Meidy Enyke Sjam, didampingi oleh Kepala Bagian Pengelolaan Informasi, Sri Haryati, menyampaikan bahwa Biro Humas dan Kerja Sama Internasional berperan penting dalam meningkatkan komunikasi yang efektif dengan para pemangku kepentingan dan media, serta dalam meningkatkan kesadaran publik sebagai upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan negara melalui berbagai kegiatan, meliputi BPK Goes to Campus, pameran, festival film dan lainnya.

Selanjutnya, Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Internasional juga memberikan paparan singkat mengenai ASEANSAI, dimana BPK berperan aktif dalam inisiasi berdirinya ASEANSAI pada 16 November 2011 di Bali, Indonesia. Tidak hanya itu, delegasi juga berkesempatan untuk dapat melihat langsung galeri BPK yang berisi Miniatur Museum BPK, Pusat Informasi dan Komunikasi (PIK), Media Center, Ruang Sekretariat ASEANSAI, dan Perpustakaan BPK.

Diharapkan kunjungan ini dapat memberikan masukan yang bermanfaat bagi kedua belah pihak untuk dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan manajemen dan kinerja pemerintah di masing-masing negara melalui upaya pemberantasan korupsi dan terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik.