BERITA UTAMA

Implementasi Revolusi Mental Bagi Bangsa Indonesia

28 Desember 2017

Wakil Ketua BPK, Bahrullah Akbar menyampaikan kuliah umum kepada para peserta Pelatihan Revolusi Mental bagi Pemuda yang diselenggarakan oleh Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olah Raga Nasional Kementerian Pemuda dan Olah Raga, pada Kamis (28/12) di Jakarta.

Dihadapan sekitar 100 orang peserta dari Resimen Mahasiswa, Wakil Ketua BPK memaparkan tentang implementasi revolusi mental, strategi penumbuhan, integritas, etos kerja dan gotong royong di kalangan pemuda.

Setiap pemerintahan selalu mempunyai cara tersendiri untuk mencapai tujuan benegara, yang dalam hal ini di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dituangkan dalam Nawa Cita, yang salah satu agendanya adalah membangun karakter bangsa dengan Revolusi Mental.

“Revolusi Mental adalah gerakan hidup baru bangsa Indonesia atau gerakan nasional untuk mengubah cara pandang, pola pikir, sikap-sikap, nilai-nilai, dan perilaku bangsa Indonesia untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian yang bertumpu pada integritas, etos kerja dan gotong royong” ungkap Wakil Ketua.

Wakil Ketua BPK mengungkapkan isu-isu strategis yang mendorong pentingnya untuk dilakukan Revolusi Mental seperti krisis integritas dan pandemik korupsi yang diakibatkan oleh kejujuran dan integritas menjadi barang yang mahal dalam kehidupan para penyelenggara negara dan masyarakat. Selain itu etos kerja, daya saing dan kreativitas bangsa Indonesia yang makin tertinggal dari negara lain akibat orientasi materialisme namum berbudaya instan untuk mencapai tujuan hidup. Krisis yang lainnya adalah krisis identitas yang melunturkan kepribadian gotong royong.