BERITA UTAMA

Ketua BPK Mengajak CPNS BPK untuk Bekerja Secara Profesional dan Menjaga Nama Baik BPK

22 April 2019

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) adalah lembaga yang diberikan amanat untuk memeriksa tanggung jawab keuangan negara. Oleh karena itu, untuk menjadi lembaga yang dapat dipercaya dan kredibel, BPK harus diisi oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten. Hal itu disampaikan oleh Ketua BPK, Moermahadi Soerja Djanegara pada kegiatan Pembukaan Rangkaian Diklat CPNS (Pendidikan dan Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil) Golongan III Akuntansi 2019, di Museum BPK di Magelang, Senin (22/04/2019).

Dalam arahannya, di depan peserta diklat CPNS, Ketua BPK juga mengajak para peserta diklat agar mampu untuk bekerja secara profesional dan selalu menjaga nama baik BPK dengan menjunjung tinggi nilai-nilai dasar BPK. “Segala tindakan, perilaku, ucapan, dan sikap kita akan menjadi perhatian publik yang dapat meningkatkan, atau sebaliknya menghancurkan martabat, kehormatan, dan kredibilitas BPK,” ungkapnya. Oleh karena itu, Integritas dan Profesionalisme harus menjadi landasan dalam bertindak dengan terus mengedepankan Independensi dalam bersikap.

Pada kesempatan tersebut, Ketua BPK juga berpesan agar seluruh peserta dapat memanfaatkan diklat ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan kemampuan dan komitmen dalam mewujudkan BPK yang lebih baik. “Selamat mengikuti pendidikan dan pelatihan ini, teruslah belajar dan mengembangkan diri karena belajar adalah suatu proses yang tidak boleh berhenti,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Pemeriksaan Keuangan Negara (Badiklat PKN), Hery Subowo dalam laporannya menyampaikan bahwa diklat ini dilaksanakan dalam rangka pemenuhan persyaratan CPNS, pemahaman tentang organisasi BPK, serta pembentukan kompetensi baik pengetahuan, keterampilan dan perilaku dalam pekerjaan sehari-hari sebagai pelaksana BPK, dalam hal ini sebagai pemeriksa.

Rangkaian diklat yang harus dijalani peserta adalah Diklat Orientasi Ke-BPK-an, Pelatihan Dasar CPNS, dan Diklat Jabatan Pemeriksa Ahli Pertama. Pembukaan diklat ini dilakukan secara serentak di Badiklat PKN Jakarta, Balai Diklat PKN Yogyakarta (dilaksanakan di Museum BPK) dan Balai Diklat PKN Gowa. Peserta diklat berjumlah 193 orang dengan rincian 38 peserta di Badan Diklat PKN Jakarta, 96 peserta di Balai Diklat PKN Yogyakarta, dan 59 peserta di Balai Diklat PKN Gowa.

Pembukaan Rangkaian Diklat ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua BPK, Bahrullah Akbar dan Sekretaris Jenderal BPK, Bahtiar Arif, serta Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Tengah dan Kepala Perwakilan BPK Provinsi DIY. Pada kesempatan tersebut, selain mendapatkan arahan, para peserta diklat juga berdialog langsung dengan pimpinan BPK.