BERITA UTAMA

Wakil Ketua BPK Adakan Video Conference Dengan United Nations (UN) Resident Coordinator Indonesia Bahas Isu Terkini Terkait SDGs dan COVID 19 di Indonesia

JAKARTA, Humas BPK - Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Agus Joko Pramono melakukan Video Conference dengan United Nations (UN) Resident Coordinator Indonesia, yang diwakili oleh UNRC Coordinator Niels Scott pada Selasa, (4/08/2020).

Video conference bertujuan untuk memperoleh pandangan mengenai bagaimana PBB melihat kondisi saat ini di Indonesia dan membahas mengenai isu-isu terkait The Sustainable Development Goals (SDGs). Selain itu, melalui kegiatan ini diharapkan BPK dapat memperoleh pemahaman global yang lebih komprehensif terkait SDGs untuk mendukung pelaksanaan audit SDGs di BPK, dan dapat mendukung peran BPK sebagai sebagai Anggota Komite Independent Audit Advisory Committee (IAAC) PBB yang bertanggung jawab untuk memberi masukan kepada Majelis Umum PBB (General Assembly) dalam membantu dan memenuhi tanggung jawab pengawasan.

Dalam video conference tersebut, Wakil Ketua BPK menyampaikan informasi singkat terkait implementasi SDGs oleh pemerintah Indonesia dan peran BPK dalam memberikan assurance terhadap Volunatry National Review yang disusun oleh Pemerintah Indonesia pada tahun 2017 dan 2019. Lebih lanjut, terkait penanganan COVID 19, Wakil Ketua BPK juga menyampaikan kontribusi yang sudah dilakukan oleh UN Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (UN OCHA) dengan menerbitkan Indonesia : COVID-19 Response Multi-Sectoral Response Plan Report. Selain itu, disampaikan juga terkait peran WHO dalam mendukung Kementerian Kesehatan dalam upaya menangani Rencana Tanggap Operasional Sektor Kesehatan untuk COVID-19.

Niels Scott menyampaikan apresiasi kepada BPK atas acknowledgment terhadap kegiatan PBB di Indonesia. Niels Scott menyatakan bahwa UN memiliki kerangka kerja sama untuk 5 tahun dalam planning cycle dengan Pemerintah Indonesia. Kemitraan tersebut dapat dikatakan sebagai kemitraan yang sehat dan juga kemitraan dengan beberapa pihak. Kemitraan ini menekankan pada 4 (empat) strategi prioritas dalam kerja sama antara lain, yaitu Inclusive Human Development, Economic Transformation, Climate and Disaster Resilience dan Innovation to Accelerate The SDGs Achievement.

Terkait Voluntary National Review, PBB sangat mendukung pelaporan ini mengingat laporan ini juga memuat perkembangan dan tantangan yang dihadapi pemerintah. Dengan adanya pandemi ini, diharapkan kita dapat melihat apa yang sebenarnya dibutuhkan dan bagaimana perkembangan SDGs, terutama untuk pemulihannnya.

Dengan adanya video conference ini, diharapkan informasi yang diperoleh akan dapat memberikan wawasan (insight) bagi BPK dalam menjalankan perannya sebagai anggota komite IAAC dengan menyampaikan sinergi dan kolaborasi yang dilakukan oleh PBB dengan pemerintah Indonesia selama ini terutama dalam menangani pandemi COVID-19.

Dalam video conference Wakil Ketua BPK didampingi oleh Sekretaris Jenderal BPK Bahtiar Arif, Kepala Badan Diklat PKN Hery Subowo, Staf Ahli Bidang Manajemen Resiko B. Dwita Pradana, Kepala Biro Humas dan Kerjasama Internasional Sevia Vivi Devianti dan Staf Biro Humas dan Kerjasama Internasional serta perwakilan dari Tim SDGs.

Bagikan konten ini: