BERITA UTAMA

BPK Memfokuskan Pemeriksaan untuk Memenuhi Harapan Publik

31 Maret 2016

BPK sebagai lembaga yang oleh UUD 1945 diberikan mandat untuk memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, BPK melaksanakan tugas tersebut dalam kerangka pengelolaan keuangan negara ditujukan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Dengan kondisi Indonesia saat ini dimana korupsi masih menjadi musuh utama, BPK tetap memberikan perhatian kepada pemeriksaan atas program dan kegiatan pembangunan yang rawan terjadi korupsi. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua BPK, Hary Azhar Azis, saat memberikan kuliah umum yang diselenggarakan di STISIP Muhammadiyah Sinjai, Sulawesi Selatan, pada Selasa 29 Maret 2016.

Dalam tata kelola keuangan negara, BPK memiliki peran strategis untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat, yakni dengan tiga peran pemeriksaan yang dimiliki. Namun, dalam perkembangannya telah terjadi pergeseran harapan publik atas pengelolaan keuangan negara. Masyarakat tidak hanya menuntut akuntabilitas pengelolaan keuangan negara yang tercermin melalui opini yang baik atas laporan keuangan, namun juga mempertanyakan bagaimana kontribusi atas penggunaan dana tersebut bagi pembangunan dan pencapaian tujuan bernegara. Pertanyaan ini dapat dijawab melalui pemeriksaan kinerja melalui penilaian atas aspek ekonomi, efisensi dan efektifitas. Hal ini disebkan pemeriksaan keuangan tidak mengungkap penilaian terhadap efisiensi dan efektifitas dari keuangan negara dan hanya mengungkap assurance terhadap kualitas pertanggungjawaban sesuai standar akuntansi.

Agar pemeriksaan BPK dapat difokuskan untuk menjawab harapan publik tersebut, BPK perlu mensinergikan rencana pemeriksaannya dengan program pembangunan yang akan dilakukan pemerintah sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Bentuk dari sinergi tersebut dengan menyusun rencana pemeriksaan yang difokuskan pada isu-isu strategis pembangunan nasional. Pemeriksaan atas kinerja pemerintah ini menjadi penting untuk memastikan bagaimana pemerintah melakukan pembangunan yang dapat berkontribusi bagi pencapaian tujuan bernegara.

Kuliah umum bertema “Peran BPK dalam Pemeriksaan Keuangan Negara untuk Kesejahteraan Rakyat” tersebut turut dihadiri oleh Kepala BPK Perwakilan Sulawesi Selatan, Andi Kangkung Lologau dan Kepala Biro SDM, Haedar.